Waka MPR Tekankan Pentingnya Pendidikan Inklusif bagi Seluruh Masyarakat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menekankan pentingnya pendidikan inklusif yang menjangkau seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Ia menyatakan tidak boleh ada anak yang tertinggal karena kondisi di luar kendali mereka. Meskipun Indonesia memiliki UU No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, masih terdapat kesenjangan akses pendidikan. Data KND Oktober 2025 menunjukkan hanya 4,3% penyandang disabilitas yang mengenyam pendidikan dengan rata-rata lama sekolah 5,32 tahun, dan 78% tidak bersekolah lagi. Kemendikdasmen mencatat hanya 15% SPPI yang memiliki GPK dari 363.921 murid disabilitas. Terintegrasi di sekolah reguler ada 217.378 peserta didik, sementara di SLB ada 164.150. Partisipasi di pendidikan tinggi masih rendah dengan 3.128 mahasiswa disabilitas di 282 perguruan tinggi. Lestari menekankan revisi Sisdiknas untuk merumuskan ulang indikator keberhasilan pendidikan.
Bagikan
Berita terkait
Bamsoet Dukung UU Baru untuk Tangkal Spionase dan Intervensi Asing
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 16.51
Putusan MK Ubah Syarat Penetapan Bencana Nasional, Ini Respons BNPB
Liputan6.com · 30 Agustus 2026 pukul 17.29
Job Fair Inklusif PLN Hadirkan 17 Perusahaan, Buka Peluang Kerja ke Jepang bagi Penyandang Disabilitas
Warta Ekonomi · 30 Agustus 2026 pukul 15.45
Jamkrindo Bangun Rantai Nilai Usaha Batik Dorong Kemandirian Disabilitas
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 20.47