Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

WALHI Desak Pemerintah Evaluasi Izin Korporasi terkait Karhutla

WALHI Kalimantan Barat menyampaikan kepada pemerintah untuk menindak tegas korporasi yang konsesinya terbakar serta mengevaluasi izin perusahaan guna mencegah karhutla berulang. Berdasarkan data analisis, selama Agustus 2026 terdeteksi 6.910 titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi di 14 kabupaten/kota. Karhutla Januari-Agustus 2026 banyak terjadi di kawasan hidrologis gambut dan wilayah konsesi perusahaan. Dari total 115 izin perkebunan kelapa sawit dan 51 izin PBPH, banyak yang terdeteksi sebaran titik panas. Di antara 14 perusahaan PBPH yang konsesinya terbakar, yang terluas adalah PT Hutan Ketapang Industri (629 ha), PT Mayangkara Tanaman Industri (556 ha), dan PT Buana Megatama Jaya (546 ha). Beberapa perusahaan mengalami kebakaran berulang selama satu dekade terakhir. WALHI menuntut pemerintah mencabut izin konsesi perusahaan yang terbakar berulang.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait