Walhi: ISPA Marak di Kalimantan, Masker Pemerintah Tak Sesuai Standar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Kalimantan membagikan masker ke masyarakat akibat maraknya ISPA akibat kebakaran hutan dan lahan. Namun, WALHI mengungkapkan masker yang diberikan tidak sesuai standar, seperti N95 yang tidak cukup melindungi dari asap imbas. Di Kalimantan Barat, tercatat 165.727 kasus ISPA dari Januari hingga 22 Agustus 2026, hampir seluruh penduduk terkena termasuk lansia, anak-anak, dan balita. Di Kalimantan Selatan, lebih dari 3.900 kasus ISPA tercatat dengan penanganan yang belum maksimal dan tidak menanggung biaya rumah sakit. Di Kalimantan Tengah, kasus ISPA meningkat 3.963 pada Agustus 2026, dengan Kota Palangka Raya mencatat 17.061 kasus tertinggi. Posko kesehatan seperti Puskesmas tidak melayani 24 jam meski pemerintah menginstruksikan, terutama pada akhir pekan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 17.16
Cegah Dampak Karhutla, Gubernur Kalteng-Jurnalis Bagikan Masker, hingga Air Bersih
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 14.23
Ngeri! Pantau Asap Karhutla RI dari Singapura, Anies Baswedan: Warga Kita Dibunuh Pelan-Pelan
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 13.55
Pemprov Kalteng Siapkan 500.000 Masker untuk Hadapi Asap
Detik.com · 14 September 2026 pukul 11.14
Dokkes Polres Malang Bantu Petugas Karhutla yang Kelelahan dan Terluka
Berita terkait
Kualitas Udara di Kepri Sangat Tidak Sehat, Kasus ISPA Melonjak
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 14.17
Kabut Asap Karhutla, 3.028 Warga Pekanbaru Terserang ISPA
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 17.00
Yang Terbaru dari Penanganan Karhutla
kumparan · 11 September 2026 pukul 08.30
Kemenkes Catat 113.336 Kasus ISPA Imbas Karhutla
kumparan · 10 September 2026 pukul 19.51