Wamendagri Bima Arya Dorong Percepatan Penanganan Permukiman Kumuh
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto mendorong percepatan penanganan permukiman kumuh melalui penguatan Local Champion dan pemberdayaan berbasis komunitas. Pendekatan dari akar rumput dianggap lebih efektif dibandingkan mekanisme birokrasi top-down. Dalam Forum Koordinasi Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu di Jakarta, Bima menekankan bahwa keberhasilan penataan lingkungan membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Berdasarkan rekapitulasi, 72,34% atau 395 pemerentah daerah telah aktif melaporkan kegiatan penataan dan kebersihan lingkungan.
Bima menjelaskan bahwa penanganan permukiman kumuh tidak hanya fokus pada perbaikan fisik rumah, tetapi juga pada pembangunan kawasan secara menyeluruh dengan melibatkan masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan. Sebagai contoh, ia menyebutkan transformasi RT 08 Malaka Jaya di Jakarta Timur yang berubah dari lorong gersang menjadi kawasan hijau mandiri energi melalui aksi swadaya warga. Keberhasilan ini menjadi referensi bagi daerah lain untuk direplikasi sesuai karakteristik dan kebutuhan setempat.
Dalam kegiatan tersebut, hadir Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta jajaran kementerian/lembaga dan kepala daerah se-Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 14 September 2026 pukul 21.16
Dorong Local Champion, Wamendagri Bima Arya Ajak Atasi Permukiman Kumuh
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 21.35
Bima Arya Dorong Penataan Permukiman Kumuh dari Akar Rumput
Berita terkait
Bima Arya Tegaskan Koperasi Desa Merah Putih Tidak Menutup Minimarket
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 09.00
Luas Permukiman Kumuh di RI 73.948 Hektare, Pemerintah Terapkan Skema Terpadu
kumparan · 14 September 2026 pukul 12.44
Wamendagri Bima Arya: Karakter dan Kecerdasan Intelektual Harus Seimbang
kumparan · 12 September 2026 pukul 20.57
Bima Arya Minta Kepala Daerah Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi 8%
Detik.com · 11 September 2026 pukul 20.54