Wamendagri Bima Dorong Sumbar Perkuat Ketangguhan Daerah, Ini Alasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9363383/original/081980900_1790855705-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_17.02.33.jpeg)
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mendorong Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memperkuat ketangguhan daerah untuk menghadapi berbagai risiko, termasuk bencana. Dalam peringatan Hari Jadi ke-81 Sumatera Barat di Kantor DPRD Provinsi Sumbar, Bima menyampaikan bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya ditilai dari infrastruktur, tetapi juga kemampuan melindungi kehidupan dan menjaga keberlanjutan pembangunan. Ia menekankan bahwa daerah yang tangguh adalah daerah yang tidak pernah membiarkan bencana merampas masa depan.
Bima mengapresiasi pencantuman dimensi kebencanaan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sumbar 2025–2029, yang menunjukkan antisipasi risiko bencana sudah terintegrasi dalam perencanaan pembangunan. Sumatera Barat juga diakui memiliki IPM dan pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata nasional, menjadi modal untuk pengembangan berkelanjutan.
Selain ketangguhan bencana, Bima menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia. Ia menilai Sumatera Barat memiliki modal sosial kuat dari nilai agama, adat, jejaring perantauan, dan inovasi lintas generasi. Langkah selanjutnya adalah menggabungkan modal ini dengan tata kelola modern, investasi produktif, dan inovasi, sekaligus mendidik generasi baru yang mampu bersaing di tingkat nasional dan global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 17.58
Jaga Keberlanjutan Pembangunan, Wamendagri Bima Dorong Sumbar Perkuat Ketangguhan Daerah
Berita terkait
Limbah Pertanian Tak Terbuang, Warga Sumbar Olah Jadi Produk Bernilai
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 20.04
Pertamina Patra Niaga Dampingi Masyarakat Sumatera Barat Kelola Potensi Lokal Menjadi Manfaat Berkelanjutan
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 19.00
Wamendagri Bima Dorong Sumatera Barat Perkuat Ketangguhan Daerah
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 18.01
Gunung Marapi Sumbar kembali erupsi pada 1 Oktober 2026
ANTARA News · 1 Oktober 2026 pukul 17.39