Jakarta · Selasa, 29 September 2026Cari
WargaKonoha

Wamensos Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat Pekalongan

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mendorong pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan sebagai upaya memutus siklus kemiskinan antargenerasi. Program ini menyasar anak-anak dari keluarga miskin desil 1 dan 2 berdasarkan DTSEN, dengan pendidikan berasrama yang dilengkapi pendidikan karakter dan fasilitas layak. Calon siswa ditentukan melalui verifikasi langsung ke rumah dan diskusi di tingkat kabupaten sebelum ditetapkan oleh bupati.

Target kapasitas Sekolah Rakyat saat ini masih 1.000-1.500 siswa (SD, SMP, SMA), dengan target maksimal 2.500 siswa di masa depan. Pemerintah nasional berupaya membangun 200 Sekolah Rakyat permanen, dengan 158 sudah terbangun hingga kini. Pekalongan siap menyediakan lahan 8,1 hektare di Kelurahan Kedungwuni Timur untuk pembangunan ini, yang diharapkan terealisasi pada 2027.

Data BPS 2026 menunjukkan angka kemiskinan Pekalongan pada 2025 mencapai 8,05 persen dengan 1.030 jiwa kemiskinan ekstrem. IPM kabupaten sebesar 72,71 masih di bawah rata-rata Jawa Tengah (74,77) dan nasional (75,90). Tantangan pendidikan terlihat dari 14.558 Anak Tidak Sekolah (ATS) dan rata-rata lama sekolah hanya 7,50 tahun pada 2025.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait