Warga RI Ramai Check-in Hotel Tapi Pengusaha Resah Gelisah-Bilang Gini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menyatakan bahwa kenaikan okupansi hotel di Indonesia pada semester I-2026 belum menandakan pemulihan penuh industri perhotelan. Meski tingkat hunian meningkat saat libur Lebaran dan sekolah, hal ini bersifat musiman dan tidak diikuti perbaikan pendapatan karena hotel masih memberikan diskon untuk bersaing. Rata-rata okupansi nasional hingga Mei 2026 mencapai 46,96%, masih di bawah rata-rata 52,50% pada 2024, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS). Tantangan baru seperti biaya operasional akibat perang Iran dan dampak kebijakan efisiensi anggaran pemerintah yang menekan aktivitas MICE juga memengaruhi performa industri. PHRI menilai pemulihan pasca-Covid terbalik sejak 2025 dan berharap 2026 bisa melampaui capaian 2024, tetapi kondisi saat ini masih tertinggal.
Bagikan
Berita terkait
Pengusaha Bongkar Alasan Hotel Padat-Ramai Warga RI Check in
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 13.40
PSI Apresiasi Pidato Prabowo soal Kesejahteraan Rakyat sebagai Tujuan Utama
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 20.49
Belajar Ekonomi Merdeka dari Lomba 17 Agustus
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 17.19
SBY Tanggapi Pidato Prabowo: Sasaran Ekonomi 6% Cukup Tinggi, Great Hope
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 16.40