Warga Semarang Ramai-Ramai Ingin Masuk Desil 1–4 Agar Dapat Bansos
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Warga Kota Semarang, Jawa Tengah, ramai mengajukan perubahan desil agar dapat bantuan sosial (bansos) pemerintah. Mereka berharap masuk desil 1 hingga 4 karena kelompok tersebut menjadi penentu penerima bansos seperti BPJS Kesehatan PBI, Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan langsung tunai (BLT), dan bantuan pangan non-tunai (BPNT). Kepala Dinas Sosial Kota Semarang, Moh Agus Junaidi, menjelaskan bahwa warga yang masuk desil 1-4 berpeluang menerima berbagai program bantuan secara bersamaan, termasuk permodalan.
Namun, pengajuan perubahan desil tidak langsung diterima. Setiap pengajuan harus melalui proses verifikasi dan validasi (verval) untuk memastikan kondisi sosial ekonomi warga sesuai dengan data yang diajukan. Tim Dinsos melibatkan sukarelawan pendamping PKH, pekerja sosial masyarakat (PSM), kelurahan, hingga RT/RW setempat dalam proses pengecekan.
Setelah data divalidasi, pihak Dinsos akan mengirimkan ke Kementerian Sosial (Kemensos) untuk divalidasi lebih lanjut oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pusat. Proses ini dilakukan secara terukur agar data warga yang masuk dalam kelompok penerima bansos benar-benar akurat dan layak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 15 September 2026 pukul 14.56
6 Ribu Penerima Bansos di Banyuwangi Terindikasi Judol, Penyaluran Ditunda
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 15.19
Desil 4 Dapat Bansos Apa? Ini Cara Cek Status di Cek Bansos Kemensos
Berita terkait
Berharap Dapat Bansos, Warga Semarang Ramai-ramai Ingin Masuk Desil 1-4
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 10.02
Dinsos Godok Formula Agar Warga Jogja Tak Kehilangan Hak Meski Desil Berubah
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 17.45
Data Desil Bansos Tak Sesuai? Warga Semarang Bisa Ajukan Perubahan Tiap Bulan
JPNN.com · 23 Agustus 2026 pukul 11.43
Kabar Dana Bansos Dipotong untuk MBG, Kemensos: Tidak Benar!
JawaPos · 13 September 2026 pukul 15.30