Warga Tewas saat Kericuhan Pejompongan, Begini Cerita dari Keluarga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2926317/original/061701700_1569866113-20191001_004713.jpg)
Bambang Setiawan, warga Bendungan Hilir, Jalan Pejompongan Raya, Jakarta Pusat, meninggal dunia pada Kamis (27/8/2026) malam saat kericuhan di kawasan tersebut. Ia berjualan di pinggir jalan bersama istrinya, Sudarsi (56). Setelah lapak ditutup karena ramai massa, Bambang membantu menantangi orang sakit ke Rumah Sakit Pelni. Ia pulang sekitar pukul 21.00 WIB saat situasi relatif tenang. Di malam hari, Bambang tidak kembali pulang. Keluarga mulai mencarinya sejak pukul 01.30 WIB. Pada pagi hari, Bambang ditemukan pingsang dan dibawa ke RS TNI AL, di mana ia meninggal. Jenazah dibawa ke RS Polri untuk identifikasi dan visum luar. Keluarga tidak mengizinkan autopsi. Kambing menjadi korban kericuhan di Pejompongan, Jakarta Pusat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 19.27
1 Warga Meninggal di Pejompongan Semalam, Polisi Bantu Evakuasi
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 08.33
Masih ada Massa di Bawah Fly Over Pejompongan-Slipi, Lalin Berangsur Normal
ANTARA News · 28 Agustus 2026 pukul 17.37
Keluarga ungkap kronologi Bambang tewas saat kericuhan di Pejompongan
JawaPos · 28 Agustus 2026 pukul 14.15
Kericuhan di Pejompongan Makan Korban, Pedagang Cermin Tewas Usai Dikeroyok Orang Tak Dikenal
Berita terkait
Kronologi Evakuasi Pria Tewas saat Kerusuhan di Pejompongan
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 19.27
Walkot Jakpus Sempat Temui Massa di Pejompongan, Respons Info Warga Ditangkap
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 12.52
Bentrok Massa dan Polisi Kembali Terjadi di Pejompongan Pagi ini, TNI Dikerahkan
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 10.24
Warga Jombang Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Kedung Bocok Sidoarjo
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 13.57