Warna Lukisan Le Mayeur Mulai Pudar, Kemenbud Kirim Tim Konservasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyoroti kondisi lukisan di Museum Le Mayeur, Denpasar, Bali, yang mulai mengalami pudar warna. Kementerian Kebudayaan akan mengirim tim dari Galeri Nasional untuk memeriksa kebutuhan konservasi koleksi tersebut. Menurut Fadli, tantangan konservasi terutama terlihat pada lukisan dengan media karung atau bakor yang digunakan Le Mayeur ketika kanvas sulit diperoleh pada masa Perang Dunia II. Lokasi museum di kawasan pesisir Sanur juga menjadi tantangan tersendiri bagi pemeliharaan koleksi.
Fadli juga menyoroti jumlah kunjungan ke Museum Le Mayeur yang masih terbatas, rata-rata hanya sekitar 100 pengunjung per bulan, sebagian besar wisatawan asing terutama dari Eropa. Ia menekankan pentingnya promosi yang lebih kuat agar karya dan perjalanan hidup Le Mayeur lebih dikenal oleh masyarakat.
Museum Le Mayeur menyimpan 88 karya seni beserta sejumlah peninggalan pelukis asal Belgia tersebut. Le Mayeur menetap di Bali sejak 1933 dan bertemu Ni Nyoman Pollok, penari Legong yang kemudian menjadi istrinya sekaligus model dalam sejumlah lukisannya. Rumah mereka di Sanur kini menjadi museum yang melestarikan jejak kehidupan dan karya sang pelukis.
Bagikan
Berita terkait
HUT ke-81 RI, Kemenbud Gelar Lomba Tradisional, dari Bakiak sampai Tangkap Belut
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 23.00
Menbud Tegaskan Komitmen Jaga Kelestarian Desa Adat Hiliamaetaniha
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 08.14
Kementerian Kebudayaan Siapkan Pameran Nasirun di Galeri Nasional
VOI · 29 Agustus 2026 pukul 17.46
Fadli Zon: Budaya Tak Cukup Jadi Identitas, Harus Masuk Ekonomi dan Industri
VOI · 29 Agustus 2026 pukul 16.15