Warung Babi Guling di Palu Digeruduk Warga gegara Mencolok di Pinggir Jalan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebuah warung babi guling di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah, digeruduk warga pada Minggu (2/8). Aksi berlangsung spontan setelah warga berkumpul dan membahas keberadaan warung tersebut, lalu menghubungi Lurah Tondo untuk meminta penjelasan. Tokoh masyarakat setempat, Ismail, menegaskan keberatan warga bukan soal mencari nafkah atau intoleransi, melainkan karena lokasi warung berada di tepi jalan utama dengan penanda usaha yang sangat mencolok, sementara mayoritas warga sekitar beragama Islam. Menurut warga, usaha serupa yang berada di dalam lorong permukiman tanpa penanda mencolok tidak pernah menjadi masalah. Sebelumnya, sekitar seminggu sebelum aksi, sudah ada mediasi di Kantor Lurah Tondo yang dihadiri lurah, tokoh masyarakat, tokoh agama, ketua RT, dan pemilik usaha. Pemilik diminta mengumpulkan dukungan minimal 30 kepala keluarga (KK) di sekitar lokasi agar bisa beroperasi, namun hingga aksi terjadi syarat itu belum terpenuhi—tanda tangan yang terkumpul baru sekitar 10 orang. Warga kini meminta Lurah Tondo memfasilitasi pertemuan lanjutan untuk mencari solusi melalui musyawarah.
Bagikan
Berita terkait
Motif Aan Kurniawan Bunuh Satu Keluarga di Palu: Sakit Hati Dibilang Pemalas
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 14.35
Polisi Ungkap Motif Pembunuh Ayah dan Anak 2 Tahun di Palu
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 12.21
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Palu Ditangkap: Teman Suami Korban
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 18.16
Warga Geruduk Warung Babi di Pinggir Jalan Palu, Pemkot Bakal Mediasi
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 15.20