Waspadai Ghostlighting, Ketika Seseorang Menghilang lalu Kembali Seolah Tak Pernah Terjadi Apa-apa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ghostlighting adalah gabungan antara ghosting dan gaslighting, yaitu seseorang yang tiba-tiba menghilang dari komunikasi lalu muncul kembali seolah tidak ada masalah. Ketika ditanya, pelaku ghostlighting sering membuat korban merasa terlalu sensitif atau menuntut. Perilaku ini berbeda ghosting karena menambah unsur membuat korban meragukan persepsinya sendiri. Dalam jangka panjang, ghostlighting dapat menyebabkan korban mempertanyakan kebiasaan komunikasi yang konsisten dan kebutuhan dihargai. Psikolog Sarah Gundle menyatakan perilaku ini dapat menyebabkan destabilizing, membuat seseorang ragu terhadap persepsi dan kebutuhan dalam hubungan. Untuk mengatasinya, sebaiknya sampaikan batasan secara jelas dan tenang, lalu evaluasi responsnya. Jika pola tersebut berulang, korban berhak mengurangi komunikasi, menjaga jarak, atau bahkan mengakhiri hubungan tersebut.
Bagikan
Berita terkait
Musik Bisa Membantu Mengatur Emosi, Begini Cara Kerjanya
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 17.55
Kader PSI: Megawati Bermasalah dengan Hampir Semua Presiden RI
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 17.30
Trik Membuat Tugas Membosankan Terasa Lebih Menyenangkan
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 15.55
AI Picu Kekhawatiran Karyawan, Ini Strategi Jitu Para Ahli
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 07.00