Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

WNI di Sabah Malaysia Diwanti-wanti, Kenapa?

Pemerintah Indonesia mengimbau seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Sabah, Malaysia, untuk mematuhi hukum dan menghormati adat istiadat setempat guna menjaga keamanan, ketertiban, serta hubungan baik dengan masyarakat Sabah. Konsul RI di Tawau, Dino Nurwahyudin, menyampaikan imbauan tersebut usai kunjungan kehormatan kepada Ketua Menteri Sabah, Tun Musa Aman, di Istana Seri Kinabalu pada 28 Juli 2026.

Dalam pertemuan itu, Dino mengapresiasi dukungan Pemerintah Sabah terhadap akses pendidikan anak-anak pekerja Indonesia melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (Community Learning Centres/CLC) yang telah berjalan sejak 2011. Beberapa perusahaan seperti Sabah Softwoods Berhad, Benta Wawasan Sdn Bhd, dan Sawit Kinabalu menyediakan CLC di lokasi kerja, sehingga anak-anak mendapat lingkungan belajar yang aman saat orang tua bekerja. Selain itu, Dino turut mengapresiasi program Smart Sabah yang membantu pekerja asing tanpa dokumen lengkap memperoleh status hukum yang sah melalui pengajuan izin kerja dan izin tinggal resmi.

Berdasarkan data Konsulat RI di Tawau, sekitar 120.000 WNI secara resmi tinggal di wilayah tersebut, namun jumlah sebenarnya diperkirakan lebih besar karena tingginya mobilitas penduduk di kawasan perbatasan, terutama di wilayah pantai timur Sabah seperti Tawau, Semporna, Kunak, Lahad Datu, dan Kalabakan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait