Wolbachia Turunkan Angka DBD di Kota Semarang, Sepanjang 2026 Hanya 4 Kasus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dinas Kesehatan Kota Semarang mencatat penurunan drastis kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sepanjang 2026. Hingga 9 September 2026, hanya tercatat empat kasus DBD, dibandingkan 131 kasus pada 2025. Penurunan ini disebabkan oleh penerapan bakteri Wolbachia selama tiga tahun terakhir. Kepala Dinkes Kota Semarang, M Abdul Hakam, menyatakan Wolbachia memberikan dampak signifikan dalam mencegah penularan DBD, dengan efektivitas 77 persen. Bakteri Wolbachia bekerja dengan menghambat kemampuan nyamuk Aedes aegypti dalam menularkan virus dengue kepada manusia, sehingga meskipun nyamuk banyak dan menggigit, tidak sampai memasukkan virus ke dalam tubuh.
Bagikan
Berita terkait
Kenali Gejala Awal Dengue dan Tanda Bahaya saat Demam Mereda
Media Indonesia · 6 September 2026 pukul 19.30
Perluasan Program Wolbachia di Jakarta Barat untuk Tekan Kasus DBD
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 15.00
Gandeng 100 Kader Jumantik, Soffell Edukasi Pencegahan DBD di Mampang Prapatan
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 19.23
Indonesia Kejar Target Nol Kematian Akibat Dengue pada 2030
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 11.48