Perluasan Program Wolbachia di Jakarta Barat untuk Tekan Kasus DBD
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah memperluas program teknologi nyamok Wolbachia di Jakarta Barat untuk menekan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Program ini melibatkan pelepasan nyamok Aedes aegypti yang telah mengandung bakteri Wolbachia, yang dapat melumpuhkan virus dengue dalam tubuhnya sehingga mengurangi risiko penularan ke manusia. Jakarta Barat dipilih karena tingginya kepadatan penduduk, yang berpotensi meningkatkan penyebaran DBD. Berdasarkan uji coba sebelumnya di Yogyakarta, teknologi ini berhasil menurunkan 77% kasus demam dengue dan 86% potensi rawat inap pada 2022. Pelaksanaan dilakukan secara bertahap dengan penempatan ember berisi telur nyamok di pemukiman warga, didampingi sosialisasi agar masyarakat tidak merusak sarana tersebut. Pemerintah menekankan bahwa teknologi ini aman bagi manusia dan lingkungan, serta menjadi pelengkap program Pemberantasan Sarang Nyamok (PSN).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 05.30
Penerapan Nyamuk Wolbachia Cegah DBD di Jakarta Ditambah ke Cengkareng
Berita terkait
Kasus DBD di Klaten Turun Signifikan pada 2026, Warga Diminta Tetap Waspada
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 13.30
HUT Ke-81 Jabar Jadi Momentum Pemprov Tingkatkan Layanan Publik
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 14.37
Dokter Sarankan Olahraga Low Impact untuk Orang dengan Berat Badan Berlebih
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 14.13
Polytron Hadirkan Digital Low Carbo Rice Cooker 1,8 Liter
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 13.09