Wujudkan Rumah Layak bagi Keluarga Prasejahtera, BTN-PPATK Perbaiki 20 RTLH
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Bank Tabungan Negara (BTN) bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memperbaiki 20 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi keluarga prasejahtera di Indonesia. Perbaikan tersebar di empat wilayah: Lebak, Cianjur, Sukabumi, dan Purworejo, masing-masing lima unit. Program ini merupakan kelanjutan kolaborasi tahun 2025 yang telah memperbaiki 15 rumah, sehingga total bantuan mencapai 35 rumah selama dua tahun.
Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, menjelaskan bahwa bedah rumah menjadi solusi untuk masyarakat pada desil 1 hingga sebagian desil 4 yang belum mampu mengakses KPR. BTN dan PPATK berkomitmen menjadikan program ini kegiatan tahunan, menyasar wilayah dengan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem. Nixon menekankan pentingnya kolaborasi antar korporasi dan institusi untuk memperluas dampak.
Program ini juga mengintegrasikan literasi keuangan melalui semangat "Rumah Bersih, Keuangan Bersih". Tujuannya adalah membentuk perilaku finansial yang sehat dan berkelanjutan di tingkat keluarga. Dengan demikian, upaya ini tidak hanya menyediakan hunian layak tetapi juga meningkatkan kesejahteraan finansial penerima manfaat.
Bagikan
Berita terkait
Era Digital, Generasi Muda Didorong Melek Investasi SBN Ritel
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 21.04
Perluas Peran di Ekosistem Pangan ID FOOD, BTN Siap Gelontorkan Pembiayaan Rp3 Triliun
JawaPos · 1 Oktober 2026 pukul 17.45
ID FOOD dan BTN Perbesar Kolaborasi, Rp3 Triliun Disiapkan untuk Dorong Bisnis Pangan
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 16.51
Kemenko Pemberdayaan Masyarakat Mengajak Santri Melek Keuangan
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 16.05