Yogyakarta Didorong Jadi World Book Capital, Jogja Book Fair Jadi Modal Awal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Kebudayaan RI mendukung Yogyakarta bersiap menjadi World Book Capital dengan memanfaatkan Jogja Book Fair sebagai fondasi utama. Pameran selama 11 hari (8-18 September) menampilkan berbagai tema buku mulai kebudayaan, politik, hingga pengembangan diri. Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan buku sebagai sumber ilmu tak ternilai, mengutip Bung Hatta bahwa buku membentuk watak bangsa. Partisipasi pengunjung tinggi menjadi bukti minat baca masih hidup. Kementerian juga menyiapkan dukungan untuk Indonesia International Book Fair (IIBF) Jakarta 2026.
Bagikan
Berita terkait
Fadli Zon Bidik Budaya Jadi Mesin Ekonomi dan Soft Power Indonesia
VOI · 4 September 2026 pukul 22.30
Budaya Tak Cuma Soal Identitas, Fadli Zon Sebut Bisa Jadi Mesin Ekonomi
VOI · 4 September 2026 pukul 21.30
Usulan Tanda Kehormatan Lebih dari 100 Nama-Gelar Pahlawan Masih Diproses
kumparan · 2 September 2026 pukul 22.56
Fadli Zon Ungkap 100 Lebih Tokoh Diusulkan Terima Tanda Jasa dan Kehormatan
Detik.com · 2 September 2026 pukul 22.38