Zero Tolerance, BGN tak Ragu Menggandeng Kepolisian Usut Keracunan MBG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap kasus keracunan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala BGN Sudaryono menargetkan nol kasus keracunan, meskipun jumlahnya sudah menurun. Ia menekankan keracunan sangat fatal, menyangkut nyawa, kesehatan, dan keamanan masyarakat.
Setiap laporan dugaan keracunan langsung ditindaklanjuti dengan penghentian sementara operasional dapur MBG. Sampel makanan diperiksa oleh laboratorium Dinas Kesehatan di bawah supervisi Kementerian Kesehatan untuk menentukan penyebab. Hasil investigasi menjadi dasar langkah hukum selanjutnya.
Jika ditemukan unsur pidana seperti sabotase, BGN akan menyerahkan kasus kepada kepolisian tanpa ragu. Pernyataan ini disampaikan Sudaryono setelah rapat dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan pakar gizi pada 5 Agustus.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 10.55
Kepala Dapur MBG Dicopot Usai Siswa dan Guru SMKN 6 Semarang Keracunan
Berita terkait
Petugas SPPG Tampak Ragu Santap Menu MBG Saat Diminta Guru
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 07.20
Satgas MBG Jateng Keluhkan Minim Kewenangan, Tak Bisa Tindak SPPG Penyebab Keracunan
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 02.00
105 Siswa-8 Guru Keracunan MBG, Operasional SPPG di Rembang Disetop Sementara
Detik.com · 27 September 2026 pukul 08.08
SPPG di Batang Ditegur Buntut Keracunan, SPPG di Tulungagung Disetop
CNN Indonesia · 26 September 2026 pukul 20.55