SPPG di Batang Ditegur Buntut Keracunan, SPPG di Tulungagung Disetop
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil tindakan tegas terhadap dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akibat kasus keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). SPPG di Kecamatan Bawang, Batang, ditegur karena prosedur pengolahan telur yang tidak tepat, yakni dimasak malam hari sebelum didistribusikan pagi harinya. BGN menekankan pentingnya pengawasan bersama antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri, serta melarang makanan MBG dibawa pulang guna menghindari risiko konsumsi lewat batas waktu.
Sementara itu, operasional SPPG Tanjungsari 1 di Tulungagung dihentikan sementara selama 20 hari setelah 198 siswa dan guru SMKN 1 Boyolangu mengalami gangguan pencernaan. Menu ayam bakar, sambal, dan anggur diduga menjadi pemicu bagi penerima dengan sensitivitas kesehatan tertentu. Saat ini, BGN melakukan evaluasi SOP dan menunggu hasil uji laboratorium sampel makanan dari BBLKM Surabaya untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 26 September 2026 pukul 01.20
105 Murid-8 Guru SMAN 1 Rembang Diduga Keracunan MBG, Alami Diare dan Mual
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 13.48
Guru Protes Diminta Mengendus-endus MBG Sebelum Dibagi, BGN Bereaksi
Berita terkait
BGN Beber Temuan di Kasus Keracunan MBG di Batang, Kepala SPPG Dicopot
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 18.15
Pegawai SPPG di Bantul Diduga Ledek Siswi Keracunan MBG Hilang Ingatan
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 07.58
Kasus Keracunan MBG di Karo Naik Penyidikan, Kejari Terima SPDP Polisi
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 14.58
352 Siswa Keracunan MBG di Lombok Tengah, Waka DPR Desak Evaluasi
Detik.com · 12 September 2026 pukul 20.29