Zulhas Prioritaskan Sertifikat Laik Higienis 8.000 SPPG untuk Jamin Mutu MBG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Koordinator Bidang Pangan memprioritaskan percepatan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi sekitar 8.000 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang belum bersertifikat dari total 27.000 titik yang sudah terdaftar. Langkah ini bertujuan menjamin mutu makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia.
Menko Pangan Zulkifli Hasan mengatakan pembenahan legalitas kesehatan lingkungan dapur SPPG menjadi prioritas utama. Pemerintah mengklasifikasikan unit pelayanan berdasarkan tingkat kesiapan operasional dan kondisi geografis. Untuk SPPG di Jawa dan Sumatera yang masih dalam tahap perizinan maupun penyelesaian fisik, target penataan rampung diberikan waktu dua bulan.
Zulhas juga menegaskan penyelesaian standar higiene di SPPG harus tuntas sebelum pemerintah memutuskan skema pemanfaatan kantin sekolah dalam program MBG. Solusi teknis untuk 8.000 unit di Jawa-Sumatera akan dirumuskan dalam satu hingga dua bulan ke depan.
Bagikan
Berita terkait
Pemda-Tokoh Agama NTT Puji Bantuan Kemenko Pangan bagi Warga Terdampak
Detik.com · 26 September 2026 pukul 10.33
Sinergi Kemenko Pangan-Swasta Dukung Pemulihan Rumah Ibadah di NTT
Detik.com · 26 September 2026 pukul 10.25
Suplai Sampah Jadi Kunci Operasional PSEL Palembang
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 22.30
Kemenko Pangan dan Mitra Salurkan Bantuan Rp1,7 Miliar untuk NTT
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 15.50