Zulhas Prioritaskan Sertifikat Laik Higienis 8.000 SPPG untuk Jamin Mutu MBG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Koordinator Bidang Pangan memprioritaskan percepatan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi sekitar 8.000 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang belum bersertifikat dari total 27.000 titik yang sudah terdaftar. Langkah ini bertujuan menjamin mutu makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia.
Menko Pangan Zulkifli Hasan mengatakan pembenahan legalitas kesehatan lingkungan dapur SPPG menjadi prioritas utama. Pemerintah mengklasifikasikan unit pelayanan berdasarkan tingkat kesiapan operasional dan kondisi geografis. Untuk SPPG di Jawa dan Sumatera yang masih dalam tahap perizinan maupun penyelesaian fisik, target penataan rampung diberikan waktu dua bulan.
Zulhas juga menegaskan penyelesaian standar higiene di SPPG harus tuntas sebelum pemerintah memutuskan skema pemanfaatan kantin sekolah dalam program MBG. Solusi teknis untuk 8.000 unit di Jawa-Sumatera akan dirumuskan dalam satu hingga dua bulan ke depan.
Bagikan
Berita terkait
Gaji Manajer Kopdes Rp 6,8 sampai Rp 8,3 Juta, Ditanggung APBN 2 Tahun
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 19.20
Zulhas Pastikan Gaji Manajer Kopdes dari APBN: Melalui Agrinas
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 18.34
Zulhas Ungkap Cara Kemenko Pangan Jaga Koordinasi Antarkementerian
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 17.30
Zulhas Ungkap 380 Juta Ton Beras Turun Mutu Akan Diolah Jadi Tepung
Detik.com · 30 September 2026 pukul 18.40