Zulhas Sebut Sinergi KDMP-MBG Buat Ekonomi Kuat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) meninjau budidaya ikan lele Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Hasil panen lele dijual ke satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) untuk program makan bergizi gratis (MBG). KDMP Kamolan memasok lele bersih ke empat SPPG dengan harga Rp25.000 per kilogram. Setiap SPPG rata-rata memesan sekitar 250 kg lele dalam sekali pengambilan.
Zulhas menyebut pola ini sebagai closed-loop economy, karena warga mendapat kepastian pasar, koperasi menjadi penggerak ekonomi desa, dan anak-anak memperoleh sumber protein berkualitas dari MBG. Unit budidaya bioflok Kamolan mulai beroperasi Februari 2026. Pada siklus pertama, unit tersebut menghasilkan sekitar 1,04 ton lele. Pada siklus kedua, panen parsial mencapai sekitar 605 kg. Saat ini, 22 dari 24 kolam telah terisi dengan total penebaran sekitar 92.000 benih lele. Penebaran benih dilakukan bertahap agar panen sesuai kebutuhan pasokan empat SPPG.
Integrasi KDMP dan MBG diharapkan memperkuat peran koperasi dan memberi akses pasar berkelanjutan bagi masyarakat. Secara nasional, pemerintah menargetkan produksi ikan budidaya pada 2026 mencapai 7,15 juta ton. Untuk mendukung target tersebut, pemerintah mengembangkan Program Budi Daya Tematik Bioflok guna meningkatkan produksi ikan, menciptakan lapangan kerja, memperkuat ekonomi desa, serta memasok kebutuhan protein bagi MBG.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 4 Agustus 2026 pukul 11.57
Pemerintah Siapkan Peran Baru Koperasi Desa dalam Program MBG
Berita terkait
Ketua MPR Puji MBG dan Kopdes di Sidang Tahunan
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 09.44
Zulhas Ungkap Gaji Manajer Kopdes Rp 6,8 Juta sampai Rp 8,3 Juta per Bulan
Detik.com · 29 September 2026 pukul 16.52
Para Pakar Soroti Gagal Bayar Program MBG dan KDMP
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 20.32
Guntur Romli Bandingkan MBG dan KDMP: Satu Dihantam Kasus Keracunan, Satu Lagi Dituding Pemborosan
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 12.00