Para Pakar Soroti Gagal Bayar Program MBG dan KDMP
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Para pakar ekonomi dari UGM dan LPEM FEB UI mengkritik implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang dinilai membebani ruang fiskal. Program KDMP khususnya berisiko gagal bayar karena menggunakan jaminan dana desa, yang jika gagal, akan menghambat pembangunan infrastruktur dasar dan pelayanan publik di daerah.
Kondisi ini diperparah oleh penurunan Transfer ke Daerah (TKD) hingga hampir Rp300 triliun, sehingga mempersempit ruang anggaran untuk sektor esensial seperti pendidikan, kesehatan, dan mitigasi bencana. Para ahli mendorong pemerintah beralih ke sistem Perlindungan Sosial Adaptif dan mengubah pola evaluasi program agar lebih fokus pada hasil riil (outcome) daripada sekadar input dan output.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 15.50
Hadapi Gejolak Harga Energi dan Suku Bunga Global, Ini Strategi Kemenkeu
Berita terkait
Menterinya Prabowo Bantah Program MBG Jadi Biang Kerok Harga Bapok Naik: Malah Stabil
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 10.00
Mendag: MBG dapat seimbangkan pasokan dan permintaan bapok di pasaran
ANTARA News · 21 September 2026 pukul 12.05
Ekonom Ingatkan Suahasil, Jangan Sampai Kelas Menengah Jadi Korban Balik Arah Fiskal
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 07.30
Dunia Banyak Gejolak, Kemenkeu Pede APBN Kuat Goncangan
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 18.35