1.800 Ton Emas Warga RI Ada di Bawah Bantal, Nilainya Rp 4.500 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia mengungkapkan bahwa sekitar 1.800 ton emas milik warga negara masih tersimpan pribadi di rumah, dengan perkiraan nilai mencapai US$252 miliar atau sekitar Rp4.505 triliun (dengan kurs Rp17.880 per US$). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan hal ini dalam acara Peluncuran Indonesia Bullion Market Association, menekankan bahwa jika seluruh emas tersebut diintegrasikan ke dalam sistem keuangan resmi, cadangan emas Indonesia akan menjadi salah satu terbesar di dunia, bahkan melampaui China yang memiliki 2.331 ton.
Pemerintah mendorong dua lembaga keuangan yang telah mengelola layanan bullion, yakni PT Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia (BSI), untuk mengembangkan instrumen keuangan yang dapat mendorong masyarakat menitipkan aset emas mereka. Saat ini, PT Pegadaian hanya mengelola sekitar 153 ton emas, sementara BSI mengelola sekitar 20 ton.
Dengan potensi besar ini, pemerintah menargetkan agar setidaknya sebagian kecil dari emas di bawah bantal dapat dialihkan ke dalam instrumen keuangan formal, sehingga dapat mendukung stabilitas dan pertumbuhan sektor keuangan nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 08.42
Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Catat Pertumbuhan Bisnis 22,6%, Laba Rp1,1 Triliun
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 12.45
Harga Emas 24 Karat Jumat 25 September 2026: Antam Turun, Pegadaian dan Hartadinata Stabil
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 11.48
Harga Emas Pegadaian 25 September 2026: UBS dan Galeri24 Kompak Sentuh Rp 2,5 Juta
JawaPos · 25 September 2026 pukul 11.00
Harga Emas Antam di Pegadaian Lebih Murah Rp 16.000 per Gram, Cek Rincian Lengkapnya
Berita terkait
1.800 Ton Emas Warga RI di Bawah Bantal, Nilainya Rp 4.483 Triliun
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 10.40
Pemerintah RI Minta 2 Lembaga Tarik 1.800 Ton Emas dari Bawah Bantal
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 11.20
Bebas Cemas! 4 Alasan Cicil Emas Pegadaian Cocok untuk Pemula
Detik.com · 14 September 2026 pukul 12.46
Kemenko Perekonomian Klarifikasi Soal Istilah Emas di Bawah Bantal
JPNN.com · 23 Agustus 2026 pukul 14.04