Pemerintah RI Minta 2 Lembaga Tarik 1.800 Ton Emas dari Bawah Bantal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah RI menugaskan Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Pegadaian untuk menarik 1.800 ton emas yang masih bersemayam di bawah bantal masyarakat. Emas tersebut bernilai US$ 252 miliar. Target: 20% emas bawah bantal masuk sistem keuangan melalui instrumen bank syariah atau Pegadaian. Saat ini Pegadaian mengelola 153 ton dan BSI 20 ton. Capaian ini diharapkan membuat stok emas Indonesia menjadi salah satu terbesar dunia, menjelajah dari 8.133 ton Amerika Serikat dan 2.331 ton China.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 11.04
Warga RI Simpan 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal, Nilainya Tembus Rp 4.460 T
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 13.30
Saatnya Merdeka Finansial! Tenang Saja, Ada Tabungan Emas Pegadaian
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 13.14
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 19 Agustus 2026: Antam, UBS, Galeri24 Kompak Turun
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 11.20
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini 19 Agustus 2026: Antam, UBS & Galeri24 Turun, Cek Daftarnya
Berita terkait
1.800 Ton Emas Warga RI di Bawah Bantal, Nilainya Rp 4.483 Triliun
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 10.40
Ada BSI, Pegadaian, Hingga Amman, Asosiasi Bank Emas Nasional Dibentuk
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 11.55
Saat Harga Emas Makin Mahal, Ukuran 1 Gram Tak Lagi Jadi Patokan
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 17.45
Harga Emas Pegadaian 18 Agustus 2026: Antam dan Galeri24 Turun
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 11.30