Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

10 Poin Penting RAPBN 2027 yang Dijabarkan Prabowo

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan 10 agenda transformasi dalam RAPBN 2027 dengan total belanja negara Rp4.097,2 triliun, pendapatan Rp3.426 triliun, dan pembiayaan Rp671,2 triliun. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 6 persen, inflasi 2,5 persen, dan penurunan kemiskinan ke 6-6,5 persen pada 2027. Agenda mencakup renovasi 10 ribu puskesmas dengan anggaran Rp4 miliar per unit, pembangunan 514 labkesmas hingga 2030, serta revitalisasi 441 RSUD untuk penanganan penyakit kanker, jantung, stroke, dan ginjal. Di sektor pendidikan, pemerintah berkomitmen menyelesaikan renovasi seluruh sekolah yang membutuhkan perbaikan paling lambat 2029, dilengkapi dengan layar pintar interaktif dan penghapusan uang sekolah di sekolah negeri. Pemerintah juga akan mengoperasikan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis untuk menentukan harga referensi komoditas ekspor Indonesia, mempercepat optimalisasi aset BUMN, dan membuka kerja sama dengan swasta. Dalam energi, target ditetapkan untuk pembangunan PLTS 100 GW hingga 2027 dan penghentian PLTD sebesar 13 GW pada 2026, dengan potensi penghematan Rp73,9 triliun per tahun. Proyek strategis seperti Pusat Keuangan Internasional di Jakarta dan Bali, Danantara Development Management Fund, dan elektrifikasi kendaraan dengan insentif 1 juta motor listrik juga menjadi bagian dari agenda ini. Terakhir, pemerintah mengusulkan kebijakan dwi-kewarganegaraan terbatas untuk warga diaspora yang memiliki kontribusi luar biasa bagi negeri.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait