RAPBN 2027: Jaga ketahanan pangan, nyalakan kemandirian energi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

RAPBN 2027 menetapkan belanja negara Rp4.097,2 triliun dan pendapatan Rp3.426,0 triliun, dengan target pertumbuhan ekonomi 5,8-6,5 persen. Alokasi khusus ditujukan untuk ketahanan pangan sebesar Rp195,3 triliun dan kemandirian energi, termasuk pengembangan kawasan padi 2,7 juta hektare, pembangunan 14 bendungan, serta target PLTS 100 GW untuk mengurangi ketergantungan pada diesel. Pemerintah juga mengalokasikan Rp272,95 triliun untuk subsidi energi guna menekan harga BBM dan listrik. Indonesia telah mencapai swasembada delapan komoditas pangan, namun masih perlu bekerja pada bawang putih, daging sapi, dan daging kerbau. Penerapan Biodiesel B50 sejak Juli 2026 berhasil menghentikan impor solar dan menghemat devisa hingga Rp170 triliun per tahun. Target inflasi dijaga pada 1,5-3,5 persen dengan dukungan dari ketahanan pangan dan energi domestik. Pengamat menilai capaian ini memperkuat diplomasi ekonomi Indonesia, namun pelaksanaan di lapangan dan pencegahan penyelewengan anggaran menjadi kunci keberhasilan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.13
PSI Apresiasi Kinerja Pemerintahan Prabowo Swasembada 8 Komoditas Pangan
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 14.08
PSI Puji Percepatan Swasembada dan Ketahanan Pangan di Bawah Komando Prabowo
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 11.50
Menakar Kemandirian di Tengah Ketidakpastian Global
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 17.00
Anggaran Subsidi Listrik 2027 Naik, Tarif Non-Subsidi Ada Penyesuaian
Berita terkait
RAPBN 2027 Tembus Rp 4.097 T, Misbakhun Sebut Efisiensi & Hilirisasi Jadi Kunci
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 16.45
Kado HUT RI ke-81, Indonesia Swasembada 8 Komoditas Pangan Strategis
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 17.20
Berlogo Kemhan, Haji Isam Kerahkan Kapal Pesiar untuk Dukung Swasembada Pangan
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 14.02
Prabowo Mau Kloning Sapi, Kejar Indonesia Swasembada Daging
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 13.30