Jakarta · Rabu, 7 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

5.200 Siswa Ikuti Kemah Budaya, Sako Pasundan Dorong Implementasi UU Sisdiknas

Lebih dari 5.200 siswa dari wilayah Jawa Barat, khususnya Bandung Raya dan Sumedang, mengikuti Kemah Budaya Satuan Komunitas (Sako) Paguyuban Pasundan IV Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Kiara Payung, Kabupaten Sumedang. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan peserta didik di luar sekolah dan bertujuan menerapkan tujuan pendidikan nasional, seperti pembentukan karakter, kemandirian, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Menurut Prof. Didi Turmudzi, kegiatan ini merupakan implementasi langsung Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang menekankan pembentukan anak didik yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, mandiri, bertanggung jawab, disiplin, dan demokratis.

Kegiatan kemah dilaksanakan di alam terbuka sebagai ruang belajar bagi siswa untuk menghadapi tantangan, membangun kerja sama, dan menumbuhkan sikap mandiri. Tema kebudayaan digunakan untuk mempertahankan dan mengenalkan nilai-nilai budaya lokal kepada generasi muda. Para instruktur dari lingkungan Pasundan memandu kegiatan penanaman budi pekerti, perlombaan bertema budaya, dan permainan edukatif.

Menurut Prof. Budiana, kegiatan ini juga berfungsi sebagai "self healing" atau pembinaan mental bagi siswa, sekaligus sarana silaturahmi antar-siswa. Dengan melibatkan lebih dari 5.200 peserta, Kemah Budaya IV menjadi contoh pembelajaran berbasis pengalaman yang menggabungkan pendidikan karakter, kepramukaan, dan pengenalan budaya. Paguyuban Pasundan telah aktif dalam pendidikan sejak 1930-an dan terus mengembangkan perannya dalam pembinaan karakter melalui kegiatan kepramukaan.

Berita terkait