Jakarta · Selasa, 6 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Blora Dorong Sekolah Sisan Ngaji Diterapkan di Jenjang SMA

Pemerintah Kabupaten Blora mengembangkan Program Sekolah Sisan Ngaji (SSN) yang berfokus pada pembentukan karakter dan akhlak siswa berbasis keagamaan. Program ini telah diterapkan di jenjang sekolah dasar dan sekarang berencana untuk diperluas ke jenjang SMA serta Madrasah Aliyah (MA). Untuk penerapan di SMA, Pemkab Blora sedang menyusun draft nota kesepahaman (MoU) dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, mengingat pengelolaan jenjang SMA berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi. Bupati Blora Arief Rohman menyatakan bahwa perluasan SSN bertujuan agi pendidikan tidak hanya melatih kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter, nilai agama, dan sopan dalam perilaku. Program ini dianggap relevan sebagai respons terhadap perkembangan teknologi dan arus informasi digital, agar generasi muda tetap memiliki jati diri dan kepedulian sosial.

Selain perluasan jenjang, Pemkab Blora juga menggelar Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) untuk SMP tingkat kabupaten. Lomba ini diikuti oleh 106 SMP negeri dan swasta dengan total 840 peserta dari seluruh Kabupaten Blora. MAPSI dilombakan dalam 13 cabang, termasuk Cerdas Cermat Islam (CCI), pidato, tilawatil Quran, tartil, hingga rebana. Juara dari masing-masing cabang akan mewakili Blora pada MAPSI tingkat provinsi yang digelar di Semarang pada 13-15 November 2026. Lomba ini diharapkan menjadi sarana pengembangan bakat, kreativitas, dan kepercayaan diri siswa, sekaligus memperkuat nilai keagamaan sesuai semangat SSN.

Berita terkait