Marak Kasus Kekerasan di Sekolah, Komisi X Singgung Pendidikan Karakter
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Kurniasih Mufidayati menyoroti maraknya kasus kekerasan di sekolah yang menjadi alarm akan lemahnya pendidikan karakter dan penanaman nilai Pancasila serta agama. Beberapa kasus terkini meliputi tewasnya seorang siswa SD di Pemalang akibat dugaan kekerasan dari kakak tingkat, penganiayaan siswa kelas X di Tasikmalaya, serta video viral penyerangan sekelompok pelajar terhadap tiga anak sekolah di Bekasi. Di Kota Malang, Dinas Sosial mencatat 20 siswa melaporkan dugaan kekerasan oknum kepala sekolah.
Kurniasih menekankan bahwa kekerasan di sekolah menunjukkan pendidikan karakter dan nilai Pancasila serta agama belum benar-benar terinternalisasi dalam kehidupan sekolah. Menurutnya, pendidikan karakter harus hidup dalam budaya dan interaksi sehari-hari, bukan sekadar menjadi materi pelajaran. Ia juga menyampaikan bahwa pendidikan karakter perlu diterapkan secara menyeluruh melalui pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler, serta melibatkan seluruh warga sekolah, bukan hanya para siswa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Berita terkait
Ketua FPG Mekeng Dorong Penguatan Pendidikan Pancasila dalam Sisdiknas
Detik.com · 30 September 2026 pukul 08.40
Badan Sosialisasi MPR Dorong Guru Jadi Garda Terdepan Tanamkan 5 Pilar MPR
Detik.com · 1 September 2026 pukul 18.30
Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR Latih Siswa Hadapi Soal Studi Kasus
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 15.20
Kesaktian Pancasila di Era Digital: Benteng Hadapi Radikalisme dan Politik Identitas
SINDOnews · 6 Oktober 2026 pukul 17.43