5 Bandara di NTT Rusak Akibat Gempa 7,7 Magnitudo: Terminal-Runway Retak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi dengan magnitudo 7,0 yang terjadi pada pukul 05.58 WITA di perairan Mbay, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, menyebabkan kerusakan pada lima bandara di Kepulauan Flores. Menurut Kementerian Perhubungan, bandara yang terdampak meliputi Bandara Komodo di Labuan Bajo, Bandara H. Hasan Aroeboesman di Ende, Bandara Umbu Mehang Kunda di Waingapu, Bandara Frans Sales Lega di Ruteng, dan Bandar Udara Soa di Bajawa. Kerusakan yang tercatat meliputi retakan pada terminal, gedung administrasi, gedung PKP-PK, dan runway. Di Bandar Udara Soa-Bajawa, laporan awal menunjukkan kerusakan sedang pada runway dan bangunan pendukung. Selain itu, gempa dengan magnitudo 6,2 juga tercatat pukul 06.13 WITA di perairan Labuan Bajo. Unit pelayanan navigasi penerbangan di Labuan Bajo, Ende, Maumere, Bajawa, dan Ruteng terdampak, namun seluruh personel dilaporkan selamat. Pelayanan navigasi sementara dilakukan dari lokasi yang aman hingga pemeriksaan selesai.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 15.12
Pemerintah Upayakan Penanganan Maksimal Gempa NTT M7,7
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 08.10
BMKG Catat 1.598 Gempa Susulan Terjadi di NTT
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 06.04
Gempa Kembali Guncang NTT, Magnitudo 5 di Manggarai
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 18.31
995 Gempa Susulan Guncang NTT, Tak Semua Dirasakan Warga
Berita terkait
BNPB: 53 Orang Meninggal Dunia, 135 Luka-Luka Akibat Gempa NTT
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 17.47
Kemenbud Pantau Aset Budaya Imbas Gempa NTT: Belum Ada Laporan Kerusakan
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 17.45
BMKG Laporkan Sejumlah Gempa Susulan Masih Terjadi di NTT, Terbesar Magnitudo 4,3
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 14.51
BNPB: Gempa Susulan Usai 7,7 M di NTT Capai 731 Kali, Terbesar 6,2 M
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 14.46