5 Ciri Warga Kelas Bawah, Cek Ada di Kamu?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menyoroti penurunan kemiskinan ekstrem di Indonesia dalam pidatonya di World Economic Forum (WEF) Davos, Swiss, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam menekan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Namun, menilai kelas ekonomi seseorang tidak hanya ditentukan oleh pendapatan, melainkan juga oleh faktor seperti tempat tinggal, jenis pekerjaan, tabungan, gaya hidup, dan akses pendidikan.
GoBankingRates mengungkapkan lima ciri umum yang dikaitkan dengan kelas bawah dan kelas menengah bawah. Pertama, sulitnya mendapatkan hunian yang aman dan nyaman di lingkungan layak, sehingga sebagian besar pendapatan terpaksa dialokasikan untuk kebutuhan dasar. Kedua, pekerjaan seperti pelayan restoran, sopir truk, pegawai ritel, pekerja manufaktur, atau petugas kebersihan cenderung memiliki penghasilan rendah dibanding pekerjaan manajerial atau spesialis. Ketiga, minimnya tabungan dan investasi akibat pendapatan yang hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari, sehingga tidak memiliki dana darurat atau persiapan pensiun. Keempat, keterbatasan anggaran untuk pengeluaran non-esensial seperti berlibur atau makan di luar. Kelima, terhambatnya mobilitas ekonomi akibat mahalnya biaya pendidikan tinggi dan terbatasnya aksesnya.
Meski kelima indikator di atas dapat memberikan gambaran, mereka bukanlah patokan mutlak untuk menentukan kelas ekonomi seseorang. Faktor seperti jumlah tanggungan, biaya hidup, aset, utang, lokasi tempat tinggal, dan akses layanan publik juga perlu dipertimbangkan secara keseluruhan.
Bagikan
Berita terkait
Momen Kemerdekaan RI, dr Gia Ingatkan Bahaya Hipertensi yang Mengintai Anak Muda
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 20.12
HUT ke-81 RI, Gubernur Luthfi Klaim Kemiskinan Jateng Turun Jadi 9,21 Persen
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 19.40
HUT RI Momentum Pemkot Tingkatkan Pelayanan dan Pembangunan yang Tepat Sasaran
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 19.40
Ada Cara Hemat, Ekonom Pertanyakan Wacana Prabowo Cetak Ulang Buku Sekolah
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 19.30