Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

5 Ciri Warga Kelas Bawah, Cek Ada di Kamu?

Presiden Prabowo Subianto menyoroti penurunan kemiskinan ekstrem di Indonesia dalam pidatonya di World Economic Forum (WEF) Davos, Swiss, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam menekan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Namun, menilai kelas ekonomi seseorang tidak hanya ditentukan oleh pendapatan, melainkan juga oleh faktor seperti tempat tinggal, jenis pekerjaan, tabungan, gaya hidup, dan akses pendidikan.

GoBankingRates mengungkapkan lima ciri umum yang dikaitkan dengan kelas bawah dan kelas menengah bawah. Pertama, sulitnya mendapatkan hunian yang aman dan nyaman di lingkungan layak, sehingga sebagian besar pendapatan terpaksa dialokasikan untuk kebutuhan dasar. Kedua, pekerjaan seperti pelayan restoran, sopir truk, pegawai ritel, pekerja manufaktur, atau petugas kebersihan cenderung memiliki penghasilan rendah dibanding pekerjaan manajerial atau spesialis. Ketiga, minimnya tabungan dan investasi akibat pendapatan yang hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari, sehingga tidak memiliki dana darurat atau persiapan pensiun. Keempat, keterbatasan anggaran untuk pengeluaran non-esensial seperti berlibur atau makan di luar. Kelima, terhambatnya mobilitas ekonomi akibat mahalnya biaya pendidikan tinggi dan terbatasnya aksesnya.

Meski kelima indikator di atas dapat memberikan gambaran, mereka bukanlah patokan mutlak untuk menentukan kelas ekonomi seseorang. Faktor seperti jumlah tanggungan, biaya hidup, aset, utang, lokasi tempat tinggal, dan akses layanan publik juga perlu dipertimbangkan secara keseluruhan.

Berita terkait