Harga Minyak Naik, Wamenkeu Sebut Defisit APBN Bisa Bertambah hingga Rp 6,8 T
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kenaikan harga minyak dunia berpotensi memperlebar defisit APBN. Setiap kenaikan Indonesian Crude Price (ICP) sekitar USD 6,1 per barel diperkirakan menambah defisit hingga Rp 6,8 triliun akibat meningkatnya beban subsidi energi. Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menyatakan harga minyak menjadi faktor risiko yang perlu diwaspadai pemerintah karena dampaknya pada kebutuhan anggaran subsidi energi.
Pada Kamis (1/10), kontrak berjangka minyak Brent untuk pengiriman Desember 2026 diperdagangkan pada level USD 100,09 per barel, naik 2,1 persen atau USD 2,06 dibandingkan penutupan sebelumnya. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat juga menguat USD 2,06 atau 2,28 persen menjadi USD 92,48 per barel.
Untuk mengendalikan dampak kenaikan harga minyak terhadap APBN, pemerintah menyiapkan perbaikan penyaluran subsidi energi agar lebih tepat sasaran. Subsidi BBM, LPG, dan listrik akan diarahkan lebih banyak kepada masyarakat yang membutuhkan, seperti kendaraan dengan kapasitas mesin rendah dan pelanggan listrik dengan daya rendah. Juda menyatakan kebijakan subsidi yang tepat sasaran sudah dalam tahapan implementasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 16.30
Harga Minyak Naik, Kemenkeu Evaluasi Beban Subsidi APBN
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 11.01
Menjelang 7 Oktober, PPPK Paruh Waktu Mengajukan Tiga Tuntutan kepada Pemerintah & DPR
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 21.26
Airlangga Buka Suara soal PTKP Naik, Defisit APBN Dipastikan Aman
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 19.50
Suahasil Sebut APBN-Danantara Gandengan Buat Menopang Ekonomi Indonesia
Berita terkait
Alarm Defisit APBN Menyala, Ekonom Warning Bisa Tembus 3,1%
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 06.55
Purbaya soal Minyak Tembus US$100 Lagi: APBN Aman, Defisit di Bawah 3%
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 21.10
Harga Minyak Tembus 100 Dolar, Menkeu Purbaya Jamin Defisit APBN Aman
JawaPos · 10 September 2026 pukul 18.45
Konflik Geopolitik Ancam APBN, Subsidi Energi Diprediksi Naik Rp 300 Triliun
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 13.30