Jakarta · Rabu, 16 September 2026Cari
WargaKonoha

8 Jurus DSI Deteksi Kebocoran Ekspor Komoditas Strategis

PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) menyiapkan delapan pendekatan analitik untuk mendeteksi potensi kebocoran ekspor komoditas strategis seperti batu bara, kelapa sawit (CPO), dan feronikel. Delapan skema analitik ini mencakup rekonsiliasi kuantitas dan kualitas antara PEB, Bill of Lading, sertifikat surveyor, hingga settlement tujuan. Selain itu, DSI juga melakukan validasi klasifikasi kode HS, perbandingan harga ekspor dengan referensi pemerintah, serta pemeriksaan pihak terafiliasi dan rute pengiriman menggunakan AIS. Tujuannya adalah meningkatkan visibilitas transaksi dan mengidentifikasi ketidaksesuaian secara end-to-end tanpa menggantikan peran pasar atau mengambil alih kewenangan regulasi yang ada.

Direktur Legal dan Kepatuhan DSI, Ivan Ferdiansyah Baely, menjelaskan bahwa peran DSI sebagai perantara tunggal (single intermediary) dirancang untuk memperkuat tata kelola ekspor. DSI juga melacak potensi transfer pricing pada transaksi afiliasi dan merekonsiliasi devisa masuk melalui sistem SIMODIS dengan ekspektasi nilai pada PEB guna memastikan repatriasi Devisa Hasil Ekspor (DHE). DSI menekankan bahwa hubungan komersial yang sudah berjalan dan kepemilikan barang oleh eksportir tetap dihormati, sementara kementerian dan lembaga tetap mempertahankan kewenangan regulasinya.

Dengan integrasi data dan delapan skema analitik tersebut, DSI berupaya mendeteksi berbagai bentuk kebocoran ekspor mulai dari under-invoicing hingga masalah DHE, sekaligus memastikan transparansi dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait