DSI Petakan Potensi Kebocoran Ekspor, Transaksi USD5 Miliar Masih Diperiksa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) memulai pemetaan potensi kebocoran Kekayaan negara dari ekspor sumber daya alam (SDA). Penelusuran awal menunjukkan potensi transaksi senilai USD 5 miliar yang masih perlu divalidasi sebagai under invoicing. Ekspor CPO, batu bara, dan ferro alloy mencapai USD 66,13 miliar (Rp 1,171,49 triliun), dengan 16 dari 20 komoditas ekspor terbesar masih berupa bahan baku tidak berbentuk produk jadi. Edi Sewandono Nagara Institute menekankan perlu perkuat pengawasan ekspor karena nilai ekspor belum sebanding dengan penerimaan negara. PT DSI diusulkan menjadi pusat pemantauan terintegrasi untuk harga, volume, pembayaran, dan tujuan ekspor, dengan infrastruktur data kuat dan independensi sebagai kunci utama.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 27 Agustus 2026 pukul 21.45
DSI Bongkar 6.500 Transaksi Ekspor, Telusuri Potensi Under Invoicing
Berita terkait
PT DSI Dorong Optimalisasi Ekspor Komoditas Strategis hingga USD 5 M per Tahun
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 10.55
DSI Ungkap Potensi Optimalisasi Ekspor SDA hingga Rp88,4 T per Tahun
CNN Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 10.30
Waralaba Lokal Mulai Ungguli Brand Asing, Pemerintah Dorong Bisnis Indonesia Go Global
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 15.20
Bos Bursa Jelaskan Dampak Karhutla Kalimantan ke Bursa Karbon
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 14.35