Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

AAJI: Employee benefit menguat sebagai distribusi alternatif asuransi

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan perubahan dinamika dalam distribusi alternatif asuransi jiwa pada semester I 2026. Kanal employee benefit mencatat pertumbuhan premi bisnis baru sebesar 11,4 persen mencapai sekitar Rp5,96 triliun, sementara direct marketing mengalami penurunan 8,3 persen menjadi Rp13,57 triliun. Kanal broker juga menunjukkan pertumbuhan signifikan dengan peningkatan 27,4 persen mencapai Rp2,57 triliun. Perubahan ini mencerminkan strategi industri untuk memperluas akses distribusi sesuai preferensi konsumen.

Bank assurance tetap menjadi kanal distribusi terbesar dengan kontribusi premi bisnis baru tertinggi. Secara weighted, bank assurance mencapai Rp7,85 triliun, diikuhi direct marketing dan keagenan masing-masing dengan Rp4,76 triliun. Secara unweighted, bank assurance mencatat pertumbuhan 22,6 persen mencapai Rp30,89 triliun.

Secara keseluruhan, industri asuransi jiwa tetap tumbuh dengan premi bisnis baru weighted sebesar Rp21,06 triliun (naik 11,5 persen) dan unweighted Rp57,75 triliun (naik 20,5 persen). Namun, premi lanjutan mengalami kontraksi 6,7 persen menjadi Rp37,01 triliun, menandakan perlunya fokus pada keberlanjutan perlindungan nasabah yang sudah ada.

Berita terkait