ADCP Minta Maaf Telat Serah Terima Unit, Akui Terkendala Masalah Keuangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP), anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), meminta maaf kepada konsumen atas keterlambatan serah terima unit hunian. Direktur Portofolio Bisnis & Risiko sekaligus Corporate Secretary ADHI, Rozi Sparta, menjelaskan dalam keterbukaan informasi BEI bahwa keterlambatan disebabkan oleh kondisi likuiditas yang ketat sehingga berdampak pada penyelesaian proyek.
ADCP mengembangkan kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD) di sekitar stasiun transportasi umum seperti Commuter Line, LRT, dan BRT. Namun, pasar properti yang belum sepenuhnya pulih dalam beberapa tahun terakhir berdampak pada tingkat penjualan, penerimaan kas, dan kemampuan pendanaan penyelesaian proyek. ADCP menawarkan beberapa alternatif solusi, antara lain relokasi unit, skema pinjam pakai sementara pada unit ready stock, serta menjajaki kerja sama dengan investor dan kontraktor untuk mempercepat penyelesaian proyek.
Saat ini, ADCP memiliki 13 proyek dengan total 9.839 unit hunian. Sebanyak 5.392 unit telah terjual, dan 2.575 unit di antaranya telah diserahterimakan kepada konsumen. Enam proyek di antaranya telah selesai dan beroperasi, termasuk empat apartemen, satu kavling landed, dan satu office tower, sementara sisanya masih dalam tahap pembangunan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 11.50
Tanah dan Bangunan Dilewati Jalur MRT Jakarta Siap-Siap Berubah Total
Berita terkait
Riverie Shila at Sawangan Resmi Diserahterimakan, Sisa Unit Terbatas, Cek Harganya
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 15.56
Marak Proyek TOD di Jakarta, Begini Efek Dahsyatnya
CNBC Indonesia · 1 Agustus 2026 pukul 13.30
Danantara Gelar Pameran Rumah Akhir Bulan Ini, Catat Tanggalnya
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 21.52
Pengembang Properti Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Tekan Biaya
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 17.43