Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Tanah dan Bangunan Dilewati Jalur MRT Jakarta Siap-Siap Berubah Total

Kehadiran MRT Jakarta tidak hanya mengubah pola mobilitas masyarakat tetapi juga meningkatkan nilai ekonomi kawasan sekitar stasiun melalui konsep Transit-Oriented Development (TOD). TOD membuka peluang pertumbuhan ekonomi dengan mengubah stasiun menjadi pusat aktivitas baru seperti perkantoran, perdagangan, dan kuliner, serta mendorong regenerasi urban. Nilai properti dan daya tarik bisnis bangunan yang terhubung langsung dengan stasiun meningkat.

Contoh nyata seperti Blok M Plaza dan Poins Square menunjukkan peningkatan aktivitas dan market value setelah terhubung langsung dengan stasiun MRT. Interkoneksi antara stasiun dan gedung sekitarnya memberikan manfaat bagi pengguna transportasi dan pemilik properti, menjadikan kawasan lebih hidup dan komersial.

Saat ini, MRT Jakarta mengelola sembilan kawasan TOD di jalur fase 1 dan 2. Lima kawasan telah memiliki regulasi lengkap, yaitu Lebak Bulus, Fatmawati, Blok M-ASEAN, Istora Mandiri, dan Dukuh Atas. Bundaran HI dalam proses penetapan, sedangkan Kota Tua, Setiabudi, dan Bendungan Hilir masih menunggu penyelesaian regulasi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait