Ade Armando: Jokowi Tak Pernah Habisi Lawan Politik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Pergerakan Indonesia untuk Semua, Ade Armando, membantah klaim bahwa Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) pernah menggunakan kekuasaannya untuk menjatuhkan lawan politik. Dalam peringatan Maulid Nabi dan Haul ke-8 KH Musyafa Ali di Pondok Pesantren Al-Falah, Kebumen, Jokowi menyampaikan pesan agar kekuasaan tidak digunakan untuk menyakiti atau menjatuhkan orang lain, dengan mengutip petuah Jawa "Lamun siro sekti, ojo mateni". Pesan ini memicu perdebatan publik, terutama mengingat Jokowi baru dua tahun meninggalkan kursi presiden setelah menduduninya selama satu dekade.
Ade Armando menilai kritik terhadap Jokowi lebih disebabkan oleh ketidakpercayaan sebagian masyarakat. "Kalau orang yang berpikiran begitu menurut saya sih cuman karena emang udah punya ketidakpercayaan aja," ujarnya dalam Program ROSI di YouTube Kompas TV. Ia menegaskan tidak ada bukti bahwa Jokowi pernah menggunakan kekuasaan secara sewenang-wenang untuk menyingkirkan lawan politik.
Menurut Ade, tudingan bahwa pesan Jokowi ditujukan untuk melindungi kepentingan keluarganya, termasuk putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka yang kini menjadi Wakill Presiden, tidak berdasar. "Saya tidak percaya bahwa dia melakukan untuk kepentingan keluarga. Saya akan bilang bahwa Pak Jokowi sudah mengeluarkan petuah yang dia percaya dan itu penting buat pemerintah sekarang," tegasnya.
Bagikan
Berita terkait
Ade Armando Tegaskan Petuah Jokowi Soal Kekuasaan Bukan Demi Gibran
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 01.30
Janji Pulang ke Solo Buyar, Pengamat: Jokowi Bukan Makhluk Moral
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 00.30
Prabowo Disebut Sudah Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 13.10
Deddy Sitorus Sindir Petuah Jokowi soal Kekuasaan: Ada yang Bisa Kasih Kaca?
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 17.44