AFPI Ungkap Pindar Kini Jadi Bantalan Ekonomi Rumah Tangga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menyatakan penggunaan pinjaman daring (Pindar) mengalami pergeseran dari pembiayaan usaha ke kebutuhan konsumsi sehari-hari rumah tangga. Perubahan ini mencerminkan peran Pindar sebagai bantalan ekonomi bagi kelompok masyarakat yang belum sepenuhnya terlayani lembaga keuangan formal. Ketua Umum AFPI, Entjik S. Djafar, menyatakan cakupan penggunaan Pindar tidak terbatas pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) namun meluas ke pembiayaan konsumsi individu. Ia menyoroti kesenjangan kredit di Indonesia mencapai Rp1.650 triliun, yang menjadi ruang bagi industri Pindar untuk memperluas inklusi keuangan. Dengan tekanan daya beli dan PHK, Pindar menjadi kanal pembiayaan alternatif yang mudah diakses masyarakat. AFPI menggunakan kecerdasan buatan dan alternative credit scoring untuk memastikan penyaluran pembiayaan sesuai profil risiko konsumen.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 21 September 2026 pukul 17.18
Pegadaian Gandeng blu BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10 Ribu
Berita terkait
OJK Batal Batasi Warga RI Pinjam Duit Maksimal 3 Pindar, Ini Alasannya
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 17.25
Dongkrak Peran Pindar, DPR Tekankan Hal ini!
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 11.13
Memasuki Era Baru, Fintech Lending Days 2026 Perkuat Ekosistem Pindar
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 10.16
Live Now! Kupas Peluang dan Potensi Pindar di Fintech Lending Days 2026
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 10.00