Dongkrak Peran Pindar, DPR Tekankan Hal ini!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industri Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (Pindar) kini menjadi pilar penting dalam ekosistem jasa keuangan Indonesia. Berdasarkan data OJK hingga Juni 2026, outstanding pembiayaan Pindar mencapai Rp105,14 triliun dengan pertumbuhan 25,88% year-on-year dan 26,91 juta rekenan peminjam aktif. Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menekankan peran Pindar untuk memperluas akses keuangan, mendukung UMKM, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Meskipun ada pandangan negatif terkait konsumen yang tidak memenuhi kewajiban, pemerintah perlu mendukung melalui regulasi yang responsif dan edukasi bagi konsumen agar industri ini tetap kuat serta melindungi konsumen.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 10.00
Tingkatkan Literasi Keuangan, KrediOne Gelar Edukasi bagi UMKM dan Kelompok Tani di Bali
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 10.15
Adapundi Dorong Kolaborasi Strategis untuk Memperkuat Ekosistem Pendanaan Digital Indonesia
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 21.00
Pinjaman Digital makin Mudah, Utang Harus Terukur
JawaPos · 23 Agustus 2026 pukul 13.47
Fintech Lending Days 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Pindar dan Dukung Pertumbuhan UMKM Bali
Berita terkait
Memasuki Era Baru, Fintech Lending Days 2026 Perkuat Ekosistem Pindar
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 10.16
Kontribusi Terhadap UMKM Naik Terus, OJK Dorong Pertumbuhan Pindar
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 18.30
Peran Pindar Makin Besar, Pembiayaan ke UMKM Tumbuh 23,25 Persen
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 17.11
Kontribusi Pinjaman Daring untuk UMKM Meningkat Capai Rp35,12 Triliun
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 16.26