Jakarta · Sabtu, 12 September 2026Cari
WargaKonoha

AHY Klarifikasi Pidato di Depan Prabowo, Pakar: Demokrat Kaget Diserang Sesama Anggota Koalisi

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan klarifikasi terkait pidatonya yang menyinggung batas waktu kekuasaan presiden, setelah menimbulkan kontroversi luas. Dalam pidatonya, AHY menyampaikan bahwa kekuasaan tidak dimiliki seseorang selamanya, melainkan merupakan amanah rakyat yang memiliki batas waktu. Pernyataan ini memicu spekulasi mengenai niatan politiknya menuju Pilkades 2029.

Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia Arifki Chaniago menilai Demokrat tidak menyangka pidato tersebut mendapat respons yang begitu besar, termasuk dari sesama anggota koalisi pemerintahan. Menurutnya, beberapa mitra koalisi merasa memanfaatkan momentum ini untuk menyerang Partai Demokrat. Klarifikasi AHY dianggap penting untuk mencegah persepsi bahwa partainya sedang bersiap untuk bertarung di Pilkades 2029.

Empat hari setelah pidato, AHY menjelaskan di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat. Ia menegaskan komitmen Demokrat mendukung keberhasilan pemerintahan Prabowo-Gibran, sambil menyatakan khawatirnya pesan pidatonya ditafsirkan di luar konteks.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait