Airlangga: Aset keuangan syariah RI makin kuat, capai Rp3.131 triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa aset keuangan syariah Indonesia mencapai Rp3.131,02 triliun pada 2025, tumbuh 8,56 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai ini menjadi tertinggi dalam sejarah dan menempatkan Indonesia di peringkat keempat secara global bersama Malaysia, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, dan Bahrain. Pertumbuhan ini didukung oleh peningkatan inklusi keuangan syariah dan pertumbuhan di seluruh subsektor industri keuangan syariah. Selain itu, potensi nilai zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ziswaf) diperkirakan mencapai Rp343,08 triliun pada tahun ini, yang menjadi ruang besar untuk dioptimalkan lebih lanjut.
Airlangga juga menyoroti bahwa fesyen modest Indonesia menempati peringkat pertama di dunia dengan skor 106,5, didukung oleh tingginya minat konsumsi produk fesyen modest. Belanja konsumen Muslim global mencapai Rp2,6 triliun pada 2024 dan diproyeksikan akan naik menjadi Rp3,56 triliun pada 2029. Potensi ini ditopang oleh kuatnya jaminan produk halal, dengan 4,4 juta sertifikat dikeluarkan untuk 3,47 juta pelaku usaha dan 14,68 juta produk, serta 39 negara telah menandatangani perjanjian pengakuan saling (MRA).
Di sisi lain, penyaluran pembiayaan perbankan syariah mencapai Rp643,5 triliun dengan pertumbuhan 9,92 persen. Kredit Usaha Rakyat (KUR) syariah telah diberikan kepada 88.613 debitur, dengan total akumulasi 1,61 juta debitur. Airlangga menekankan pentingnya meningkatkan infrastruktur sumber daya manusia, tata kelola, dan sinergi antara UMKM dengan industri keuangan syariah untuk memaksimalkan potensi yang ada.
Bagikan
Berita terkait
BI Sumut Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah, Dorong 1.000 UMKM Bersertifikat Halal
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 21.21
BPJPH Ingatkan Pengusaha Segera Daftarkan Produk untuk Sertifikat Halal
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 19.45
Menag Sebut Dana Umat Bisa Tembus Rp 1.000 T, Fidyah Bisa Capai Rp 3 T per Tahun
kumparan · 8 September 2026 pukul 18.08
Airlangga Ungkap Anggaran Bansos Beras Kuartal IV 2026 Capai Rp 17 Triliun
kumparan · 8 September 2026 pukul 17.10