Airlangga: Negara Berkembang Harus Ikut Tentukan Aturan Ekonomi Global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa negara berkembang harus aktor dalam menentukan tata kelola ekonomi global, bukan hanya menerima aturan dari negara lain. Di KTT BRICS ke-18 di New Delhi, Airlangga menekankan perlunya reformasi institusi multilateral seperti PBB, WTO, dan IFIs agar lebih adil dan mewakili kepentingan negara berkembang. Indonesia terus berkontribusi melalui kerja sama regional dan forum global untuk membangun sistem perdagangan terbuka, inklusif, serta menghadapi fragmentasi ekonomi global dan ketidakpastian rantai pasok.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 12 September 2026 pukul 10.48
Prabowo hadiri KTT BRICS sebagai anggota penuh
Warta Ekonomi · 13 September 2026 pukul 12.56
Prabowo di BRICS: Institusi Keuangan Internasional Harus Lebih Berpihak ke Negara Berkembang
Warta Ekonomi · 13 September 2026 pukul 12.53
Di Forum BRICS, Prabowo Serukan Perlawanan terhadap Senjata Ekonomi
Warta Ekonomi · 13 September 2026 pukul 12.50
Prabowo Dorong BRICS Lawan Dominasi Ekonomi Global
Berita terkait
Prabowo Tegaskan Pentingnya Kekuatan Kolektif Merespons Dinamika Global
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 10.11
Di KTT BRICS 2026, Prabowo Tekankan Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Lain
JPNN.com · 13 September 2026 pukul 09.01
Prabowo: Kehormatan Besar bagi Indonesia Bergabung dengan BRICS
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 21.11
Prabowo di KTT BRICS: Kami Tak Suka Didikte 1-2 Kekuatan Tertentu
Detik.com · 12 September 2026 pukul 20.56