Di Forum BRICS, Prabowo Serukan Perlawanan terhadap Senjata Ekonomi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menyerukan agar perdagangan dan mata uang tidak digunakan sebagai senjata untuk menekan negara lain. Pesan ini disampaikan dalam forum BRICS Summit India 2026, di mana ia menekankan bahwa konflik antarnegara kini tidak hanya melibatkan kekuatan militer, tetapi juga intervensi ekonomi. Prabowo juga mendesak transformasi institusi keuangan global agar lebih responsif terhadap kebutuhan negara berkembang, sehingga mereka dapat mengakses sumber modal dan sumber daya yang lebih baik untuk pertumbuhan ekonomi. Ia menegaskan bahwa kekuatan bangsa harus dibangun dari dalam negeri melalui pangan, energi, pendidikan, dan kesejahteraan rakyat. Dalam kesampaianya, Prabowo menekankan pentingnya kemerdekaan ekonomi dan penolakan terhadap intervensi asing, dengan tujuan mewujudkan bangsa yang tangguh dan benar-benar mandiri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 13 September 2026 pukul 14.00
Di Depan Putin dan Xi Jinping, Prabowo Sebut Reformasi PBB
Detik.com · 13 September 2026 pukul 12.56
Prabowo Hadiri Sesi Terbuka KTT BRICS di India Hari Ini
kumparan · 13 September 2026 pukul 12.25
Airlangga: Negara Berkembang Harus Ikut Tentukan Aturan Ekonomi Global
Liputan6.com · 13 September 2026 pukul 11.37
Hadiri KTT BRICS 2026, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan dan Energi
Berita terkait
Bawa Pesan Keras di BRICS, Prabowo Tak Mau Indonesia Didikte Negara Lain
Warta Ekonomi · 13 September 2026 pukul 13.00
Prabowo di BRICS: Institusi Keuangan Internasional Harus Lebih Berpihak ke Negara Berkembang
Warta Ekonomi · 13 September 2026 pukul 12.56
Prabowo Minta Institusi Keuangan Global Lebih Tanggap ke Negara Berkembang
Detik.com · 13 September 2026 pukul 11.30
Prabowo di KTT BRICS: Kami Tak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
Liputan6.com · 13 September 2026 pukul 11.13