Jakarta · Kamis, 24 September 2026Cari
WargaKonoha

Airlangga Nilai RI Paling Cocok Jadi Lokasi Pusat Data di ASEAN

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan Indonesia paling cocok menjadi lokasi pusat data di kawasan ASEAN, didukung oleh ketersediaan lahan luas, pasokan listrik dari energi hijau, serta air yang melimpah untuk sistem pendinginan. Menurutnya, kombinasi faktor tersebut memberikan keunggulan kompetitif dibanding negara-negara tetangga. Indonesia juga sedang menjadi magnet investasi teknologi global, termasuk rencana investasi senilai US$4,5 miliar dari NVIDIA di kawasan ekonomi khusus Batam.

Airlangga memproyeksikan permintaan pusat data akan terus meningkat seiring pertumbuhan kecerdasan buatan (AI), yang membutuhkan kapasitas server ekstra besar. Ia menekankan bahwa ketersediaan air di Indonesia menjadi aset strategis untuk mendukung operasional pusat data skala besar.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadilia juga mendukung upaya pengembangan pusat data di Indonesia. Ia menjamin pasokan listrik tidak akan menjadi kendala, dengan PLN siap menyalurkan energi sesuai kebutuhan investor. Bahlil menambahkan bahwa energi dapat bersumber dari surya, air, panas bumi, dan angin, sehingga harga listrik untuk pusat data di Indonesia diproyeksikan lebih kompetitif dibanding negara lain di kawasan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait