Bahlil Rayu Investor Bangun Data Center di RI: Pulau Kami Masih Terlalu Banyak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengajak investor untuk membangun data center di Indonesia pada acara MKI Electricity Connect 2026 di ICE BSD Tangerang. Ia menekankan keunggulan geografis Indonesia sebagai negara dengan wilayah terluas di Asia Tenggara dan kekayaan sumber energi terbarukan seperti air, panas bumi, angin, dan matahari. Bahlil menjamin pemerintah akan memberikan kemudahan regulatif bagi investor dan PT PLN siap menyediakan pasokan listrik sesuai kebutihan yang diajukan. Ia juga menyatakan momen yang tepat untuk berinvestasi di sektor energi baru terbarukan, dengan menyebutkan potensi PLTA di Papua (23 GW) dan Kalimantan (12 GW).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 21.15
Bahlil Mau Pangkas Regulasi Pengadaan PLTS 100 GW
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 19.11
Bahlil Tawarkan Lahan dan Energi RI untuk Data Center: 'Pulau Kami Masih Terlalu Banyak'
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 21.00
Bahlil Ajak Investor Bangun Data Center di RI: Pulau Kami Banyak
kumparan · 22 September 2026 pukul 17.36
Demi Kejar PLTS 100 GW, Bahlil Bakal Pangkas Birokrasi Proses Tender
Berita terkait
Danantara Ungkap Sektor Ini Bakal Jadi Motor Investasi Baru
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 17.29
Raup Investasi Rp 3 Triliun, PSEL Kota Bekasi Target Rampung 2028
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 14.05
Geothermal RI Terbesar di Dunia, tapi Implementasi di Bawah AS
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 20.09
Bahlil Izinkan PLN Bangun PLTP di Gunung Ungaran
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 15.44