Airlangga Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa harga BBM bersubsidi tidak akan naik hingga akhir 2026. Ia menjelaskan tekanan kenaikan harga minyak dunia dapat diredam dengan bantalan dari buffer APBN. Saat ini, harga pembelian pemerintah untuk BBM nonsubsidi berada di kisaran US$90 per barel, sehingga jika harga minyak dunia tetap di bawah US$100 per barel, pemerintah masih mampu menahan harga BBM subsidi. Pemerintah terus memantau perkembangan harga minyak dunia yang dipengaruhi konflik geopolitik serta faktor logistik. Indonesia memiliki stok BBM rata-rata sekitar 20 hari dengan dukungan kapasitas produksi kilang dalam negeri. Kebijakan ini menjadi salah satu bentuk penggunaan APBN untuk meredam transmisi gejolak harga energi global ke perekonomian domestik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 23 September 2026 pukul 15.00
Insentif Pajak Indonesia 2026 Diproyeksi Tembus Rp 576 Triliun
Berita terkait
Harga Minyak US$100, Purbaya: APBN Masih Aman, Defisit di Bawah 3%
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 14.19
Pemerintah Bayar Bunga Utang Rp394 Triliun hingga Agustus 2026
SINDOnews · 19 September 2026 pukul 19.23
Harga Minyak Masih di Level Tinggi, Rupiah Sore Ini Ditutup Melemah
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 17.30
Belanja Kementerian dan Lembaga Tembus Rp912 Triliun di Agustus, Naik 33% dari Tahun Lalu
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 13.11