Airlangga Sebut Kebutuhan Energi RI Capai 800 TWh pada 2030, Data Center Jadi Perhatian
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto, menyatakan kebutuhan energi negara pada 2030 diperkirakan mencapai 700-800 TWh, lebih dari dua kali lipat dari konsumsi listrik saat ini (317 TWh). Lonjakan ini didorong oleh pertumbuhan sektor teknologi seperti AI, digitalisasi, dan data center. Kapasitas pusat data Indonesia diproyeksikan mencapai 1,5 GW dengan Nongsa Digital Park fase pertama penuh ditempati dan kawasan Karawang-Bekasi berkembang cepat. PLN mencatat konsumsi data center mencapai 2.378 GWh oleh 159 pelanggan, terkonsentrasi di Jawa-Madura-Bali. Pengembangan data center perlahan merambah ke Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi, memerlukan perencanaan infrastruktur ketenagalistrikan yang selaras.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 15.35
Revisi RKAB Batu Bara Hampir Tuntas, Produksi Bisa Tembus 700 Juta Ton
JawaPos · 28 September 2026 pukul 12.17
Ekonomi Digital Terus Tumbuh, Konsumsi Energi Data Center capai 2.378 GWh
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 08.21
Data Center AI Haus Air, 1 MW Sedot Air Kebutuhan 1 Kota
Berita terkait
PLN sebut konsumsi energi data center sebesar 2.378 GWh
ANTARA News · 26 September 2026 pukul 15.06
NeutraDC Gaet PLN Ekspansi Kapasitas Data Center di Cikarang hingga 200 MW
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 13.48
Menyala di Lembah Mandailing, Listrik 24 Jam PLN Buka Jalan Cita-Cita Anak Desa Patialo
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 16.33
PLN Kantongi 159 Perusahaan Data Center, Konsumsi Energi Tembus 2.378 GWh
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 16.51