Revisi RKAB Batu Bara Hampir Tuntas, Produksi Bisa Tembus 700 Juta Ton
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian ESDM menyatakan revisi RKAB batu bara tahun 2026 hampir selesai dengan produksi diperkirakan mencapai 720 juta ton. Angka ini lebih tinggi dari target awal 600-an juta ton namun lebih rendah dari realisasi 2025 yaitu 817,48 juta ton. Dirjen Minerba Tri Winarno menyatakan 95% permohonan RKAB sudah disetujui dan tidak ada hambatan besar dalam proses penerbitan. Pemerintah menyesuaikan kuota pertambangan untuk memenuhi kebutuhan domestik maupun ekspor, dengan fokus khusus pada pemenuhan kebutuhan PLN. Penyesuaian ini dilakukan agar pasokan batu bara tetap aman dan tidak menciptakan oversupply di pasar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 14.56
ESDM Sebut 95% RKAB Batu Bara Sudah Terbit
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 16.33
Menyala di Lembah Mandailing, Listrik 24 Jam PLN Buka Jalan Cita-Cita Anak Desa Patialo
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 14.50
Siasat ESDM Tekan Impor Minyak Mulai 2027
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 14.35
Pemerintah Siapkan Teknologi Pengolahan Batu Bara Jadi Bensin
Berita terkait
Operasional Tambang BYAN Sempat Tersendat, Force Majeure 3 Anak Usaha Dicabut
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 15.25
Bayan Cabut Status Force Majeur usai RKAB 3 Anak Usaha Direstui ESDM
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 15.00
Bahlil Setujui Revisi RKAB, 3 Anak Usaha Bayan Resources (BYAN) Beroperasi Lagi
kumparan · 24 September 2026 pukul 14.30
Kantongi RKAB, Bayan (BYAN) Cabut Status Keadaan Kahar
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 13.39