Airlangga sebut lokasi PFII di Bali masih dalam tahap evaluasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) di Bali masih dalam tahap evaluasi. PFII akan berlokasi di lahan milik Danantara, namun belum ditentukan wilayah exactnya seperti Bali Utara, Kura-Kura, atau Sanur. Penetapan PP tentang PFII juga belum selesai, sebelumnya disengaja pada 16 Agustus 2026. PFII akan berkembang di Jakarta sebagai lokasi awal, diikuti Bali sebagai pengembangan selanjutnya. PFII akan menjadi pusat keuangan baru dengan fokus pada investasi, fintech, pasar modal, dan penyelesaian sengketa komersial. Fasilitas yang disiapkan meliputi kepastian transfer modal, repatriasi dana, golden visa, dan pelayanan perizinan kompetitif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 07.55
PFII Segera Beroperasi di Jakarta, Bali Masih Dievaluasi
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 13.49
Airlangga Sebut Lokasi Pusat Finansial Internasional Bakal Dipilih Danantara
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 20.37
Indonesia-Uni Eropa Targetkan Penandatanganan IEU CEPA Oktober 2026
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 18.35
Airlangga Targetkan Dokumen IEU CEPA Ditandatangani Oktober 2026
Berita terkait
Bali Kejar Target Investasi Rp 47,9 T, Sapu Bersih PMA Bermasalah dan WNA Nakal
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 18.57
Koster Kritik Investor, Sentil Praktik Nominee: Jangan Karena Uang Rusak Bali!
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 19.07
Terkuak Alasan Jakarta & Bali Dipilih Jadi Lokasi PFII
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 07.15
Rosan Buka-bukaan Alasan Jakarta & Bali Jadi Lokasi PFII
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 16.54